BAGI KITA, TEIS DAN ATEIS BISA BERKUMPUL, MUSLIM DAN KRISTIANI BISA BERCANDA, ARTIS DAN ATLIT BISA BERGURAU, KAFIRIN DAN MUTTAQIN BISA BERMESRAAN. TAPI PLURALIS DAN ANTI PLURALIS TAK BISA BERTEMU (AHMAD WAHIB)

Jumat, 28 Oktober 2011

Kupanggil Namamu




delapan gelas kopi hitam

kuseberangi semalam suntuk

menyambar jalan di ujung sepi

bagaikan kilatan tajam belati
 
memberontak lantang dalam hati

ditelan di ujung paling sunyi




ketika malam masih membuta
 
kupanggil-panggil namamu

jiwaku memang payah 

gerah memerah amarah

dalam mendung langit mulai resah

dalam perut melilit mulai kosong



ketika malam membukakan fajar

kupanggil-panggil namamu

aku berlutut kapadamu tuhan

mengingatkan derita salibmu

pada kemiskinan di desa ini 

dalam laparku yg kenyang



ketika pagi masih merambah malu

kupanggil-panggil namamu

tapi teriakanku tertelan 

oleh mulut kering para pelacur

tak satupun para tamu meniduri
 
dan lapar menyandera perutnya


30 September 2011 





Salam,
Joe Hoo Gi




Print Friendly and PDF

Artikel Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *