BAGI KITA, TEIS DAN ATEIS BISA BERKUMPUL, MUSLIM DAN KRISTIANI BISA BERCANDA, ARTIS DAN ATLIT BISA BERGURAU, KAFIRIN DAN MUTTAQIN BISA BERMESRAAN. TAPI PLURALIS DAN ANTI PLURALIS TAK BISA BERTEMU (AHMAD WAHIB)

Jumat, 28 Oktober 2011

Nyanyian Malam


gelisah kuat mencengkeram
rona lampu yang kian padam
sepi suasana yang mati
dan malam hadir melukai hati
inikah sepenggal dendam?


bumi basah oleh darah
karena campur tangan jahiliyah
yang menjawab setiap persoalan
lewat cumbu kekerasan
tanpa batas-batas kesabaran
inikah yang disebut laknat ataukah kianat?

aku penat tersendat-sendat
ketentraman jiwa tak pernah terlumat
pikiranku tercekam nyaris
pada makam-makam tak terurus:
sia-sia!

10 Mei 1989

(Puisi ini pernah dimuat di Majalah Ceria No.47/April 1993)
Salam,
Joe Hoo Gi



Print Friendly and PDF

Artikel Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *