BAGI KITA, TEIS DAN ATEIS BISA BERKUMPUL, MUSLIM DAN KRISTIANI BISA BERCANDA, ARTIS DAN ATLIT BISA BERGURAU, KAFIRIN DAN MUTTAQIN BISA BERMESRAAN. TAPI PLURALIS DAN ANTI PLURALIS TAK BISA BERTEMU (AHMAD WAHIB)

Jumat, 28 Oktober 2011

Sajak Buat Alfonsa


sudah enam musim berlalu
tiada kabar darimu
cintaku mengembara 
diantara buku-buku berserakan
sembilan ratus judul buku 
sudah kulumat habis



seribu delapan ratus sajak 
bertuliskan tangan
berserakan tanpa terurus 
dan sebagian entah kemana
yang jelas tidak mangkir ke tong sampah

berbagai peristiwa 
telah melintas tanpa belas
waktu terus mengalir 
membias tanpa batas
tapi tetap saja kembali 
kepada pertanyaan awal:
di mana kamu, alfonsa?

entah berapa ratus malam
kini usiaku baru menyadari
betapa aku sudah bukan bocah smu lagi
bahkan toga kesarjanaan 
telah menanggalkan kemahasiswaanku
dari tragedi marsinah sampai udin 
yang tak pernah terungkap
masih saja tak ada harap
yang memberi jawab:
di mana kamu, alfonsa?

ribuan kalimat 
dari pertanyaan yang sama
terus memburu 
berbagai jurusan
membentang bersayap 
ke langit paling tinggi
melambung bersama kepulan asap 
hutan kalimantan yang terbakar
di gubug reot pematang 
yang tidak ada sawahnya
konon mau dibangun pabrik sepatu
kusandarkan pantatku 
pada bangku bambu keropos:
dimana kamu, alfonsa?

meski jejakmu 
tiada terlacak
tapi bayangnu tetap ada
membangun menara kerinduan di jiwaku!


5 Mei 1993





Salam,
Joe Hoo Gi






Print Friendly and PDF

Artikel Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *