Bagi kita, Teis dan Ateis bisa berkumpul, Muslim dan Kristiani bisa bercanda, Artis dan Atlit bisa bergurau, Kafirin dan Muttaqien bisa bermesraan. Tapi Pluralis dan Anti Pluralis tak bisa bertemu (Ahmad Wahib)

Minggu, 24 Januari 2016

Jika Pelangi Dipisahkan Dari Warna-Warninya



sampai berapa lama
saya harus membentangkan kesabaran
menunggu tanpa batas waktu 
mengharap kepedulian negara 
untuk dapat memberikan perlindungan
kepada anak bangsa sendiri
untuk tidak selalu tertindas
dalam berkeyakinan?




hanya karena perbedaan warna
dari keyakinan yang berbeda
sebagian anak bangsa sendiri
harus mengalami penindasan bertubi-tubi: 
pemukiman dan lahan perkebunan mereka 
dijarah,dirusak dan dibakar

sampai berapa lama
saya harus membentangkan kesabaran
menunggu tanpa batas waktu
mengharap kekuatan negara 
untuk tidak selalu lemah dan kalah 
dalam melakukan pembiaran
kepada tirani kelompok
yang tunduk pada satu warna:
memisahkan pelangi dari warna-warninya?

hanya karena perbedaan warna
dari keyakinan yang berbeda
sebagian anak bangsa sendiri
harus mengalami penindasan bertubi-tubi:
peribadatan dan pemahaman mereka
disesatkan, dikafirkan dan dikufurkan! 

  
Salam,
Joe Hoo Gi 

http://www.kompasiana.com/joehoogi/jika-pelangi-dipisahkan-dari-warna-warninya_5708872ab47a615605d03f83
Print Friendly and PDF

Artikel Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *