BAGI KITA, TEIS DAN ATEIS BISA BERKUMPUL, MUSLIM DAN KRISTIANI BISA BERCANDA, ARTIS DAN ATLIT BISA BERGURAU, KAFIRIN DAN MUTTAQIN BISA BERMESRAAN. TAPI PLURALIS DAN ANTI PLURALIS TAK BISA BERTEMU (AHMAD WAHIB)

Sabtu, 25 Maret 2017

Solusi Mengatasi Keyboard Tidak Berfungsi Ketika Melakukan Startup Dual Select

Saya pernah mengalami kendala serius pada PC saya, ketika PC melakukan startup booting mendadak PC tidak langsung masuk ke Windows, melainkan masuk pada Windows Error Recovery, sehingga mau tidak mau saya harus melakukan dua pilihan antara Launch Startup Repair (recommended) dan Start Windows Normally. Untuk melakukan dua pilihan ini memang diperlukan tombol arah panah down dan up serta enter pada keyboard. Ketika saya mau melakukan pilihan pada Start Windows Normally, mendadak keyboard kehilangan fungsi.
Spontan diagnosa yang tumbuh dari kepanikan saya ketika menghadapi kendala ini tiada lain apakah keyboard saya mengalami kerusakan? Setelah mengganti keyboard pun alhasil kendala tetap sama, keyboard tetap kehilangan fungsinya. Aneh, begitulah suara spontan yang keluar dari mulut hati saya. Tapi anehnya fungsi tombol Delete dan F2 pada keyboard untuk masuk ke Basic Input Output System (BIOS) bisa berfungsi. Demikian juga tombol F9 (menampilkan informasi Sistem Informasi) dan F12 (menampilkan pilihan perangkat untuk masuk ke booting) tetap berfungsi. Tapi tombol F8 untuk masuk ke Safe Mode kehilangan fungsinya.

Selanjutnya apakah kerusakan ada pada port Universal Serial Bus (USB) di mainboard saya? Jika kerusakan ada pada mainboard port USB, lantas mengapa setelah masuk ke Launch Startup Repair melalui timer otomatis, mendadak keyboard dapat melakukan fungsinya kembali? Tegasnya keyboard akan kehilangan fungsinya ketika masuk ke startup dual select. Kendala ini begitu memakan waktu untuk menyelesaikannya. Lebih dari satu minggu saya sudah tidak dapat mengatasi kendala yang saya hadapi. Berbagai upaya pun sudah saya lakukan dari mengganti keyboard model USB ke model Personal System 2 (PS2), mengganti battery Complementary Metal Oxide Semiconductor (CMOS) yang baru dan hingga melakukan setting BIOS ke posisi Default. hasilnya tetap sia-sia.

Jika mainboard port USB yang mengalami kerusakan, maka tentunya alternatif solusinya ketika beralih ke USB yang ada di Peripheral Component Interconnect (PCi) port USB pasti dapat teratasi. Kenyataannya hasilnya pun sama, sia-sia. Saran dari beberapa kawan untuk mengganti motherboard yang baru tidak saya upayakan, sebab akan berkesan konyol jika saya sampai mematuhinya. Saya tidak patah semangat, meski tenaga, pikiran dan waktu saya terkuras untuk kendala yang satu ini. Saya berpikir betapa saya harus mampu untuk mengatasi kendala serius yang terjadi pada PC saya.

Lantas methode untuk bisa masuk ke Windows tiada cara lain bagimana  menghilangkan tampilan Windows Error Recovery, sehingga langsung masuk ke Starting Windows. Dalam kondisi normal untuk menghilangkan tampilan Windows Error Recovery melalui Comand Promt (CMD). Ketik perintah bcdedit /set {current} bootstatuspolicy ignoreallfailures.Setelah itu Enter. Lantas restart komputer. Tetapi setelah restart hasilnya sama, maka lakukanlah methode final sesuai pengalaman saya di hawah ini.

Di suatu hari ketika saya sedang duduk-duduk sendirian sambil ditemani nikmatnya rokok kretek dan seduhan kopi hitam kental yang panas, saya terus memacu pikiran saya untuk dapat menjawab misteri kerusakan yang ada pada PC saya. Mendadak hadir ide yang timbul dari pikiran saya, jika saya membuka BIOS, maka pilihan device booting yang dapat dibaca oleh BIOS adalah perangkat yang terhubung melalui port Serial Advanced Technology Attachment (SATA) seperti Hard Disc Drive (HDD) dan CD ROM internal. Dari sinilah saya kemudian mengembangkan pemikiran saya, jika begitu bagaimana jika saya menghubungkan keyboard ke port SATA? Kemudian eksperimental segera saya lakukan tanpa harus menunggu lagi. Tapi kendalanya untuk mencari perangkat konektor converter yang saya kehendaki tersebut tentunya tidak mudah dalam sekejab mengingat tidak semua toko menjual perangkat konektor converter yang saya inginkan. Harapan saya wujudkan melalui online shop yang tentunya harus menunggu beberapa hari dari jadwal ekspedisi pengiriman barang. Inilah ke tiga perangkat konektor converter yang saya butuhkan:

1. Adapter Converter SATA To ESATA


Perangkat ini saya tempelkan di belakang casing PC saya. Masih dibutuhkan kembali kabel SATA To ESATA untuk dihubungkan ke konektor USB ESATA To USB.

2. Konektor ESATA To USB



Pada awalnya yang saya butuhkan konektor ESATA TO USB Female, tapi oleh karena di pasaran hanya menjual konektor ESATA To USB Male, maka mau tidak mau saya harus mencari lagi converter dari USB Female To USB Female agar nanti bisa langsung dihubungkan ke keyboard USB Male. 

3. Converter USB Female To USB Female


Keyboard USB Male kemudian saya hubungkan ke converter USB Female. Sedangkan ujung USB Female yang satunya dihubungkan ke konektor USB Male To ESATA. Berhubung keyboard yang saya pakai jenis USB, maka konektor yang saya butuhkan seperti tersebut di atas, tapi jika misal keyboard yang saya pakai jenis PS2, maka saya masih membutuhkan tambahan converter USB To PS2 seperti gambar di bawah ini:



Setelah ketiga konektor tersebut terpasang, maka apa yang terjadi ketika komputer saya hidupkan kembali? Keyboard yang awalnya kehilangan fungsinya ketika mau melakukan startup dual select, sekarang sudah berfungsi kembali. Ending kesimpulannya, meski katakanlah mainboard memang sepertinya mengalami kerusakan, tapi kenyataannya ketika PC sudah berhasil memasuki Operation Sistem Windows, maka yang terjadi port USB di mainboard bisa berfungsi kembali. Kalau kenyataannya seperti ini, maka saya tidak berani mengatakan kendala kerusakan yang terjadi pada PC saya ini adalah kerusakan pada hardware ataukah softwarenya. Pertimbangan dari alasan inilah yang sesungguhnya mengapa saya mengabaikan saran solusi dari banyak kawan untuk tidak mengganti motherboard saya yang lama dengan motherboard yang baru? Jika solusinya bisa diatasi dengan biaya di bawah seratus ribu, lantas mengapa harus beralih ke solusi yang memakan biaya mencapai di atas limaratus ribu? Sebagai notabene, motherboard yang saya pakai merk Gigabyte G1 Sniper B5.



Hingga sampai sekarang saya masih berupaya mengungkap misteri mengapa keyboard saya tidak berfungsi ketika dalam kondisi startup atau sebelum memasuki operasi sistem? 


Salam,
Joe Hoo Gi





Print Friendly and PDF

Artikel Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *