Bagi kita, Teis dan Ateis bisa berkumpul, Muslim dan Kristiani bisa bercanda, Artis dan Atlit bisa bergurau, Kafirin dan Muttaqien bisa bermesraan. Tapi Pluralis dan Anti Pluralis tak bisa bertemu (Ahmad Wahib)

Kamis, 01 Juni 2017

Ahok To Be Continueted


Awalnya saya tidak tahu 
ketokohan anak bangsa bernama Ahok 
tapi bergulirnya waktu demi waktu 
dari mengalirnya peristiwa demi peristiwa 
namanya terus semakin membesar 
membumbung tinggi-tinggi sekali 
tidak hanya untuk warga Jakarta 
tidak hanya untuk masyarakat Indonesia 
tapi kepopularannya terus menggerus 
di mata masyarakat internasional 
dari mulai negara-negara adikuasa 
hingga menerobos ke segala penjuru 
negara-negara berkembang.



Di mana dan kapan saja 
setiap setia saat 
nama Ahok menjadi trend topik 
dari anak-anak sampai, remaja 
dari orangtua sampai tua bangka 
tanpa ada dikecualikan 
ketokohan anak bangsa bernama Ahok 
terus menjadi trend topik polemik 
oleh siapa saja. 
Di kancah dakwah dan media sosial 
Di kancah channel televisi dan radio 
Di kancah mimbar aksi dan diskusi 
Bahkan atasnama agama pun dilibatkan 
Bahkan atasnama allah pun disertakan 
Bahkan aneka bunga dan lilin pun 
tumpah ruah turut menjadi saksi. 

Meski sudah di-Almaidah-kan, 
meski sudah di-Aseng-Kafir-kan, 
meski sudah diintimidasi kalah di pilkada, 
meski sudah meringkuk di penjara, 
namanya malah semakin meroket berkobar 
menggelinding pesat bagai bola raksasa 
tumpah ruah meluber ke mana-mana 
ke segala penjuru mata angin 
mengikuti panjang kali lebar 
luasnya semesta planet bumi 
tiada daya untuk membendungnya 
kecuali to be continueted, 
kecuali to be seriality, 
sebab trend topik sang dragon in jail 
tampaknya sudah memviral 
meluber meranah berjilid-jilid 
ke setiap lini kehidupan 
menjalar berurat berakar 
bikin pusing kepalaku.


Salam,
Joe Hoo Gi


 Print Friendly and PDF

Artikel Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *